• Bisnis kita bergerak di bidang distribusi. Secara singkat jalur distribusi berawal dari pabrik, melalui grosir (distributor besar) dan pengecer (distributor kecil) atau toko-toko sampai ke tangan konsumen.
  • Kebutuhan konsumen dalam sebuah rumah tangga banyak sekali, contoh : perlu beras/ kebutuhan dapur, pasta gigi / peralatan mandi, produk perawatan kendaraan, deterjen, kosmetik, snack, makanan, minuman, food supplement, dan lain-lain.
  • Grosir dan retail sudah mengambil masing-masing sebesar +/- 30% dari harga pabrik, misalnya sebotol kecap anda beli Rp. 1,000, sebenarnya dari pabrik hanya Rp. 400. Di grosir dan pengecer harga dinaikkan masing-masing +/- 30% ditambah biaya iklan dan promosi
  • Dalam bisnis ini Anda dan saya akan bekerja sama langsung dengan pabrik/perusahaan dan membangun basis konsumennya menggantikan peran jalur distribusi konvensional yaitu grosir dan pengecer, sehingga Anda akan menikmati keuntungan kurang lebih 60%.
  • Kalau Anda bisa membangun basis konsumen dan memberi omset sebesar Rp. 100 juta per bulan, Anda akan mendapatkan Rp. 10 juta per bulan, dan itu bisa dicapai dalam waktu 10 bulan.
  • Dari mana omset 100 juta ? Kita ajak 20 RT yang kemudian masing-masing mengajak 10 RT sudah terkumpul 200 RT dan kalau mereka belanja Rp. 500.000/RT, maka bulan itu sudah ada omset 100 juta.
  • Kalau Anda perbesar basis konsumen dan mencapai omset Rp. 300 juta , Anda akan mendapat Rp. 25 juta/bulan, dan itu bisa dicapai dalam waktu 25 bulan.
  • Kalau Anda memperbesar lagi sampai omset Rp. 600 juta, Anda akan mendapatkan Rp. 60 juta dalam waktu 60 bulan.
  • Omset bisa diperbesar terus, langit adalah batasnya. Juga mengenai lokasi bisa terus diperluas sampai ke luar kota.
  • Basis konsumen yang Anda bangun adalah aset Anda didukung dengan produk/jasa yang merupakan kebutuhan sehari-hari sehingga ada pesanan terus menerus (repeat order) dan dibangun dengan sistem yang telah terbukti. Dengan demikian bisa diwariskan kepada keturunan Anda.